Our social:

Latest Post

Selasa, 31 Maret 2015

Ritual Khusus Di Gunung Bulu Beras

Tuesday, 31 March 2015 15:02

Karena itulah, tiap beberapa waktu sekali, warga akan menggelar selamatan di lokasi penambangan. Tujuannya adalah untuk meminta ijin dan berkah kepada danyang penguasa gaib Gunung Bulu Beras. Sehingga apa yang dicari warga bisa dengan mudah ditemukan.
 

“Mencari batu itu sebenarnya gampang-gampang susah. Sebab di sini yang bermain hanya insting dan keberuntungan. Kita tidak pernah tahu di sisi mana batu itu berada. Sehingga kadang sudah terlanjur menggali, ternyata tidak ada. Tapi tidak jarang, baru beberapa senti menggali, sudah dapat dengan ukuran besar,” jelas Anto.
 

Pria yang sudah melakukan perburuan batu badar besi sejak tahun 1982 ini mengatakan bahwa tak jarang dalam proses pencarian batu ini, ada hal-hal mistis yang mengikuti. Dan hal itu diyakini sebagai bagian dari misteri yang menyelimuti Gunung Bulu Beras.
 

Dan terkait misteri itu, banyak sekali kejadian-kejadian gaib yang kerap mengikuti para pencari batu. Adakalanya sebuah lubang digali hingga kedalaman beberapa meter, tapi tidak ditemukan apa-apa. Namun setelah ditutup, dan sebentar kemudian digali orang lain, ternyata di dalamnya ada bongkahan badar besi yang besar dan bagus.
 

Lalu tak jarang pula batu yang sudah didapat, tiba-tiba berubah saat akan dijual. Hal seperti itu sudah biasa dialami para pencari batu. Dan untuk mengatasinya biasanya dengan minta bantuan pada paranormal. Atau banyak juga yang coba dirituali sendiri.
 

“Saya pernah dapat batu besar, terus saya carikan pembeli. Lha kok anehnya begitu dilihat oleh si pembeli, batu itu berubah jadi batu biasa. Padahal sebelumnya jelas-jelas badar besi. Akhirnya oleh salah seorang teman, saya disuruh minta bantuan ‘orang tua’. Lalu oleh orang itu saya diberi air dan disuruh menyiramkan di atas batu yang saya dapat. Dan benar, batu itu kemudian kembali jadi badar besi,” kenang Anto.


Ritual Khusus Digunung Bulu Beras
Loading...
Misteri yang menyelimuti gunung yang juga disebut dnegan istilah Gunung Badar Besi ini memang bukan isapan jempol. Artinya seluruh warga yang tinggal di sekitar gunung ini juga mengakui kekeramatannya. Apalagi mereka yang kesehariannya menggantungkan hidup dengan berburu batu. Sudah pasti tidak akan berani berbuat buruk di tempat ini. Apalagi bila kemudian muncul kejadian-kejadian aneh yang di luar kewajaran. Hal itu pasti pertanda buruk bagi mereka yang tengah beraktifitas di gunung ini.
 

“Dulu pernah ada warga yang menemukan batu berbentuk seperti boneka. Batu ini termasuk jenis yang bagus. Makanya terus kemudian dibawa pulang. Namun beberapa saat kemudian, dia tiba-tiba sakit selama berhari-hari dan tidak sembuh-sembuh. Akhirnya oleh sesepuh desa tempat tinggalnya, dia disuruh mengembalikan batu itu. dan ternyata benar. Besoknya dia langsung sembuh,” ujar Kosim, pengrajin batu asal Karanganyar yang juga kerap ikut berburu batu di lereng Gunung Bulu Beras.
 

Keberadaan boneka batu ini kemudian menjadi misteri tersendiri, setelah beberapa orang yang lain mengalami nasib yang sama setelah berusaha membawanya pulang. Dikatakan misteri karena benda ini bisa berpindah-pindah tempat. Sehingga memungkinkan ditemukan oleh orang yang berbeda-beda.
 

Entah sosok siapa di balik boneka itu. namun dalam sejarahnya, Gunung Bulu Beras ini merupakan tempat pelarian para tokoh penting di tanah Jawa. Di gunung ini konon Untung Suropati, seorang pahlawan dari tanah Pasuruan, Jawa Timur yang terpaksa harus melarikan diri karena terdesak oleh pasukan Belanda.
 

Tak hanya Untung Suropati, sosok Kyai Mojo yang menjadi pengikut Pangeran Diponegoro juga dikabarkan menghabiskan masa hidupnya di gunung ini. Bahkan konon istilah Bulu Beras juga diberikan oleh Kyai Mojo, setelah melihat potensi yang dimiliki pegunungan ini.
 

“Saya sendiri tidak tahu kenapa gunung ini dinamakan Bulu Beras. Tapi kalau kata orang-orang tua terdahulu, hal itu menyangkut potensi yang dimiliki oleh gunung ini. Sehingga Kyai Mojo kemudian mengatakan bahwa suatu hari nanti apa yang ada di gunung ini bisa untuk membeli beras,” jelas Anto.
 

Dan hal itu saat ini memang menjadi kenyataan. Bongkahan-bongkahan batu yang menghiasi lereng gunung ini, ternyata memberikan keuntungan ekonomis tersendiri bagi warga yang tinggal di sekitarnya. Sebab bongkahan-bongkahan batu yang sebelumnya tidak terlalu dipethatikan itu, ternyata adalah bongkahan batu badar besi yang saat ini tengah banyak dicari para pecinta batu.

http://liberty.co.id/ajimat-mustika/229-ritual-khusus-digunung-bulu-beras

Misteri Gunung Bulu Beras, Lupa Ritual Batu Berubah

Tuesday, 31 March 2015 14:41


Pamor batu badar besi merah cabe yang menggebrak dunia perbatuan, tak ayal membuat permintaan terhadap batu asli Kebumen, Jawa Tengah ini semakin meningkat. Akibatnya perburuan batu ini di alam menjadi semakin marak.
 
Dan hal ini terlihat saat LIBERTY mencoba mendatangi lokasi penambangan batu badar besi di Gunung Bulu Beras, yang terletak di perbatasan Desa Karangmojo dan Kalirejo, Kecamatan Karanggayam, Kabupaten Kebumen. Sejauh mata memandang, yang terlihat adalah bekas sisa-sisa penggalian batu yang dibiarkan terbengkalai. Sehingga bila terjadi hujan dengan intensitas tinggi, hal itu akan rawan memicu terjadinya tanah longsor.
 

Namun sayangnya saat itu tidak ada aktifitas penambangan. Operasi yang dilakukan pihak Perhutani sehari sebelumnya, membuat warga penambang batu  memutuskan menghentikan aktifitasnya untuk sementara waktu. Hal ini bertujuan untuk menghindari konfrontasi dengan petugas polisi hutan, yang memang getol melarang warga melakukan penambangan batu badar besi di kawasan Gunung Bulu Beras.
 

Gunung Bulu Beras sendiri adalah satu di antara beberapa gugusan pegunungan yang berdiri di sisi utara Kabupaten Kebumen. Gugusan pegunungan yang didominasi tanaman pinus ini memang berada di bawah Badan Kesatuan Pemangku Hutan (BKPH) Karanganyar. Yang artinya bahwa kawasan itu adalah milik Perhutani yang tidak bisa sembarangan diekploitasi. Pun termasuk penambangan batu badar besi yang memang banyak terkandung di dalam tanah pegunungan ini.


Misteri Gunung Bulu Beras, Lupa Ritual Batu Berubah
Loading...
Karena itulah, papan berisi larangan eksploitasi dengan sanksi denda dan hukuman yang berat, banyak terpasang di sekitar lokasi penambangan batu badar besi. Namun hal ini sepertinya tidak membuat warga setempat gentar. Bagi mereka nilai ekonomis dari badar besi cukup meningkatkan nyali mereka untuk sekedar melanggar larangan yang hingga kini belum pernah terwujud sanksinya itu.
 

“Kemarin baru ada operasi dari Perhutani. Makanya teman-teman libur dulu. Mugkin beberapa hari ke depan, kalau situasinya sudah aman, mau nyari lagi,” ungkap Sugeng Riyanto, salah seorang pencari dan pengrajin batu asal Karangmojo, kepada LIBERTY.
 

Pria yang akrab dipanggil Anto ini mengakui bahwa proses penambangan batu badar besi di Gunung Bulu Beras belakangan ini nyaris tak terkendali. Banyak warga yang sebelumnya tidak tertarik dengan batu, kini ikut berburu. Sehingga saat proses perburuan dilakukan, kadang jumlah penambang bisa mencapai puluhan orang.
 

Proses perburuan batu badar besi sendiri sejauh ini dilakukan dengan cara yang sederhana. Para penambang umumnya hanya menggunakan peralatan seadanya. Mereka hanya menggali tanah menggunakan cangkul dan linggis secara bersamaan. Dan untuk memecah batu, mereka hanya menggunakan martil dan betel.
 

Batu badar besi sendiri memang terpendam di dalam tanah, tepatnya di bawah akar pohon-pohon pinus yang tumbuh di gunung ini. karena itulah, para pencari batu akan membuat galian seperti lubang sumur yang kedalamannya hingga mencapai 3-5 meter, guna mendapatkan batu yang dicari.
Namun demikian tidak semua lubang yang dibuat akan membuahkan hasil. Sebab menurut Anto, batu badar besi ini penuh dengan misteri. Sehingga kalau memang belum rejeki, meski berhari-hari mencari, tidak akan pernah mendapatkan hasil buruan.


http://liberty.co.id/ajimat-mustika/228-misteri-gunung-bulu-beras-lupa-ritual-batu-berubah

Khasiat Badar Besi Dari Terapi Hingga Pagar Diri

Tuesday, 31 March 2015 14:32

Bersinarnya pamor batu badar besi Kebumen di masyarakat memang tak lepas dari keistimewaan yang dimiliki batu yang satu ini. Sehingga permintaan terhadap batu badar besi terutama yang merah cabe di pasaran pun semakin meningkat.
 

Setidaknya ada tiga varian jenis badar besi yang dibedakan berdasarkan warna dasarnya. Dan yang pasti, kandungan logam besi di dalam batuan ini membuat semua varian badar besi bisa tertarik magnet. Meskipun antara satu dengan yang lainnya memiliki tingkat kekuatan lekat yang berbeda.
Badar besi hitam disebut-sebut memiliki kandungan logam besi paling tinggi. Sehingga jenis badar besi yang satu ini memiliki daya lekat yang paling tinggi terhadap magnet, bila dibandingkan dengan badar besi warna lainnya. Hanya saja karena dominasi warna hitam yang begitu kuat, membuat penampilan badar besi jenis ini terlihat kurang menarik.
 

Meski demikian, bukan berarti badar besi hitam ini tidak dilirik oleh para kolektor. Sebab dari badar besi warna hitam ini terkadang bisa muncul motif yang sangat indah. Yang menunjukkan perpaduan beraneka macam warna dalam satu batu, yang kemudian dikenal dengan sebutan badar besi pancawarna.


Khasiat Badar Besi Dari Terapi Hingga Pagar Diri
Loading...
Badar besi pancawarna terbilang salah satu varian badar besi yang banyak diburu para kolektor. Sebab selain indah, jenis varian yang satu ini terbilang langka. Apalagi dari sekian banyak badar besi pancawarna yang ada, umumnya di dalamnya juga terkandung bagian yang mengkristal. Sehingga akan tembus cahaya saat disorot dengan lampu.
 

“Keindahan yang dimiliki badar besi pancawarna sejauh ini masih belum bisa ditandingi oleh jenis badar besi yang lain. Apalagi perpaduan kristal di dalamnya, membuat badar besi yang satu ini benar-benar terlihat sangat mewah. Karena itulah banyak pecinta batu yang selalu mengoleksi jenis ini,” jelas Sudarto, wakil ketua Komunitas Badar Besi Kebumen, kepada LIBERTY.
 

Warna yang berikutnya adalah warna merah cabe. Dan warna yang satu ini, saat sekarang memang tengah naik daun. Banyak kolektor dan para pecinta batu yang berusaha mengoleksi jenis badar besi yang satu ini. sebab perpaduan warna merah menyala dengan guratan hitam ataupun putih di tengahnya, menciptakan corak yang sangat indah pada batu ini.
 

Badar besi merah cabe juga memiliki kandungan logam besi yang tinggi. Sehingga batu ini akan dengan mudah tertarik saat didekatkan pada magnet. Dan yang pasti, hal ini juga membuat tingkat kekerasan batu ini juga sangat tinggi. Sehingga bisa membuatnya mengeluarkan kilau yang sempurna saat dilakukan proses pemolesan yang baik dan benar.
 

“Kilau badar besi merah cabe sejauh ini memang masih menjadi idola di kalangan pecinta batu badar besi. Sebab keindahan yang keluar dari motif dan corak warnanya, tidak kalah dengan jenis batuan lain yang selama ini sudah banyak dikenal orang,” ungkap Sudarto.
 

Bahkan Sudarto menyebut bahwa dirinya sempat kewalahan melayani pesanan dari para kolektor batu asal Korea, terhadap jenis badar besi merah cabe. Yang kebetulan saat itu lebih memilih membeli dalam bentuk bongkahan-bongkahan kecil.
 

“Saya sendiri tidak tahu, batu-batu itu mau dibuat apa. Karena orangnya tidak mau ngasih penjelasan. Tapi dari info yang saya dengar, katanya untuk terapi kesehatan. Dan tak hanya itu, kalau di masyarakat lokal, batu badar besi ini juga diyakini sebagai salah satu jimat piandel. Yang bisa memberi kekuatan pelindung pada orang yang memakainya,” urai pemilik bengkel Badar Besi di Pasar Rabuk tersebut.
 

Sedangkan jenis badar besi yang berikutnya adalah badar besi dengan warna kehijauan. Meski tak sepopuler badar besi merah cabe, jenis badar besi hijau juga tetap banyak diburu kolektor. Sebab keberadaan badar besi hijau juga cukup langka. Sehingga harganya di pasar juga cukup tinggi.
 

Disebut badar besi hijau karena warna dominan pada batu ini memang hijau, yang kemudian dikombinasi dengan guratan motif berwarna putih atau abu-abu. Bahkan tak jarang pula yang memiliki kombinasi warna merah, sehingga kemudian ada yang memasukkannya dalam kelompok batu naga sui.
 

Untuk jenis batu badar besi hijau ini, Kosim, salah seorang kolektor dan pengrajin batu asal Karanganyar memiliki sebuah koleksi yang sempat ditawar hingga 50 juta. Koleksi badar besi hijau milik Kosim ini terbilang unik, karena berbentuk mirip seekor katak. Sehingga kemudian disebutnya dengan nama batu kodok ijo.
 

Batu yang menjadi salah satu mascot di showroom Cinta Damai miliknya itu, memang terlihat sangat menarik. Perpaduan warna hijau muda dan putih, membuat corak batu ini terlihat begitu indah. Apalagi ditambah dengan bentuknya yang secara alami sangat unik, membuat batu yang sepintas terlihat mirip batu giok ini tampak menawan.
 

“Bentuk batu ini sangat unik dan langka. Makanya sampai sekarang saya belum berpikir untuk menjualnya,” ungkap Kosim.


http://liberty.co.id/home/headlines/227-khasiat-badar-besi-dari-terapi-hingga-pagar-diri

Badar Besi Kebumen Kekayaan Alam Yang Harus Dijaga

Tuesday, 31 March 2015 14:20

Sudarto, seorang pecinta batu dari komunitas ‘Badar Besi” Kebumen menyebutkan bahwa tiap-tiap wilayah di Kebumen memiliki kandungan batu yang berbeda-beda. Wilayah Kecamatan Karangsambung dengan Sungai Luk Ulo nya, banyak menyimpan kandungan batu ginggang. Lalu wilayah Kecamatan Karanggayam, dengan Gunung Bulu Beras nya, banyak menyimpan kandungan batu badar besi. Dan perbukitan di wilayah Kecamatan Gombong juga dikenal memiliki kekayaan alam berupa batu lavender. 

“Dari sekian jenis batuan asli Kebumen, batu badar besi, terutama yang merah cabe, memang paling dikenal. Bahkan batu jenis ini banyak diburu kolektor. Karena selain keindahan corak warnanya, kandungan mineral logamnya dipercaya bisa mempengaruhi system peredaran darah dalam tubuh. Sehingga orang yang memakainya akan senantiasa sehat,” jelas Sudarto yang ditemui LIBERTY di bengkel pengolahan batunya di kawasan Pasar Rabuk, Kebumen.

Sudarto adalah salah satu dari sekian banyak pengrajin batu badar besi yang saat ini harus kewalahan menerima pesanan batu yang juga disebut dengan istilah red magnet ini. Apalagi untuk menghasilkan sebuah batu yang indah, diperlukan ketelitian dan kecermatan dalam pengolahannya. Kesalahan sedikit dalam melakukan pemotongan ataupun pemolesan, akan menghasilkan batu dengan kualitas yang kurang bagus. Dan hal itu tentu berpengaruh pada nilai dari batu itu sendiri.



Badar Besi Kebumen Kekayaan Alam Yang Harus Dijaga
Loading...
Karena itulah menurut Sudarto, untuk menghasilkan sebuah batu yang indah, berkualitas dan bernilai tinggi, proses pengerjaannya tidak bisa dibatasi oleh waktu. Dibutuhkan sebuah totalitas dalam berpikir dan berkreasi, yang tentunya hal itu membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Dan hal inilah yang selalu dipegang oleh Sudarto. Sehingga hasil olahan batu miliknya banyak diakui keunggulannya.

“Di sini yang kita utamakan adalah idealisme berkesenian, dan bukan sebatas urusan perut. Sehingga kesempurnaan dari sebuah hasil pekerjaan adalah tujuan utama. Ada sebuah kepuasan tersendiri saat kita bisa menciptakan sebuah karya batu yang benar-benar sempurna, baik itu dari ukuran, bentuk serta motif yang muncul. Makanya terkadang kami sampai menolak pesanan, dari mereka yang kurang sabar dan maunya cepat selesai,” terang Sudarto sembari sibuk memoles sebuah batu dengan alat poles miliknya.


Kesempurnaan karya cipta batu badar besi ini pula yang kemudian semakin membumbungkan nama batu asli Kebumen ini, di kalangan para pecinta batu. Bahkan kehadiran badar besi merah cabe juga disebut-sebut telah menggeser popularitas batu-batu dari daerah lain yang sudah terkenal, seperti bacan.
Makanya, tak salah bila kemudian para pecinta batu dari luar negeri juga banyak yang terus berburu batu yang satu ini. Dan salah satu pangsa terbesar dari batu ini adalah Korea, Jepang serta Belanda. Untuk Korea dan Jepang, kedua negara ini bahkan sudah lama mendatangkan batu badar besi merah dari Kebumen. Selain digunakan untuk hiasan, di sana batu-batu ini diolah dan dijadikan aksesoris kesehatan.
 

“Kalau di Korea, batu badar besi merah ini diubah menjadi gelang. Mereka punya mesin yang canggih. Yang mana begitu bongkahan batu dimasukkan, saat keluar sudah berbentuk gelang-gelang batu. Makanya orang-orang sana lebih suka membeli dalam bentuk bahan bongkahan. Sedangkan kalau orang Belanda terbilang baru. Dan mereka umumnya membeli dalam bentuk olahan yang sudah jadi. Karena memang tujuannya untuk aksesoris atau hiasan,” papar pria 42 tahun ini.
 

Hal ini pula yang membuat perburuan batu badar besi di alam semakin marak. Nilai ekonomis dari batu yang banyak tersimpan di punggung Bukit Bulu Beras ini mendorong masyarakat yang tinggal di sana tergiur untuk mengambilnya. Sehingga tiap hari puluhan orang akan terlihat memenuhi kawasan yang masuk wilayah Perhutani BKPH Karanganyar ini, untuk berburu batu badar besi.
 

Kondisi ini tentu sangat memprihatinkan. Apalagi pola pikir para penambang yang cenderung pragmatis, tidak lagi memikirkan upaya untuk menjaga kelestarian alam di sekitar tempat penambangan. Mereka cenderung melakukan perusakan, dengan tidak lagi mereklamasi bekas galian batu yang sudah ditinggalkan. Sehingga kawasan pegunungan Bulu Beras benar-benar berubah menjadi kawasan yang hampir gundul di salah satu sisinya.
 

Papan larangan untuk melakukan pengrusakan dengan ancaman hukuman dan denda yang berat, di beberapa titik lokasi, agaknya tidak berdampak langsung pada perubahan sikap masyarakat penambang. Sehingga dari hari ke hari kerusakan bukit Bulu Beras bisa dikatakan semakin memprihatinkan.
 

“Kalau eksploitasi secara besar-besaran terus dilakukan dan perdagangan batu badar besi dalam bentuk bongkahan semakin marak di luar. Maka hal itu ke depan bisa mengancam eksistensi pengrajin batu di sini. Karena ujung-ujungnya kita akan kesulitan mendapatkan bahan baku yang bagus,” ungkap Sudarto yang juga didaulat sebagai wakil ketua Komunitas Badar Besi Kebumen. 

Loading...
http://liberty.co.id/home/headlines/226-badar-besi-kebumen-kekayaan-alam-yang-harus-dijaga

Misteri Daya Tarik Badar Besi Merah Kebumen, Makin Diminati Kolektor dari Luar Negeri

Tuesday, 31 March 2015 13:42





Batu badar besi Kebumen dipandang memiliki keistimewaan tersendiri bila dibandingkan dengan batu dari daerah lain. Karena itulah, banyak kolektor yang berusaha mengoleksi batuan dengan tingkat kekerasan sangat tinggi ini. 

Geliat pasar batu akik yang terjadi belakangan ini, memang mendorong banyak orang untuk berburu berbagai jenis batu yang mereka anggap indah. Dan salah satu jenis batu yang juga menjadi buruan para kolektor batu adalah badar besi. Yaitu sejenis batu yang bila didekatkan dengan magnet akan langsung tertarik dan menempel. Ini karena adanya kandungan logam besi yang tinggi di dalamnya. Sehingga bisa bereaksi saat didekatkan dengan magnet.
 

Keindahan motif, motif serta keunikan materi badar besi memang membuat batuan yang satu ini mendapat tempat tersendiri di kalangan pecinta batu. Sehingga perburuan batuan yang satu ini di alam menjadi marak. Apalagi tingkat permintaan batuan jenis ini dari luar negeri juga cukup tinggi. Sehingga membuat para pengrajin batu badar besi sempat kewalahan memenuhi pesanan itu.
 

Ada banyak tempat di Indonesia yang secara alamiah menyimpan kekayaan alam berupa batu badar besi. Namun dari sekian banyak tempat itu, Kabupaten Kebumen lah yang paling dikenal sebagai penghasil badar besi terbaik. Apalagi jenis badar besi yang ditemukan di Kebumen juga jauh lebih banyak, baik itu motif dan warnanya. Sehingga kemudian banyak kolektor yang mengarahkan perburuan batu jenis ini ke wilayah Kebumen.
 

Dan salah satu ragam batu badar besi asli Kebumen yang memiliki kelas tersendiri adalah badar besi merah cabe. Batu badar besi yang didominasi warna merah dengan kombinasi motif garis hitam maupun putih ini memang hanya ada di wilayah Kebumen. Dan dari sekian jenis batu badar besi yang ada, batu merah cabe ini dipercaya memiliki tingkat kekerasan paling tinggi. Sehingga bila diolah menjadi batu cincin, akan bisa memunculkan corak dan warna yang indah.
 

Ya. Wilayah Kebumen yang dulunya diyakini merupakan bagian dari sebuah samudera dangkal itu memang menyimpan banyak kekayaan alam berupa batuan. Ada berbagai jenis batuan khas yang bisa didapatkan di wilayah ini. Yang mana masing-masing berada pada satu lokasi tersendiri.

http://liberty.co.id/home/headlines/225-misteri-daya-tarik-badar-besi-merah-kebumen-makin-diminati-kolektor-dari-luar-negeri